Diberdayakan oleh Blogger.

Bank dan Lembaga Keuangan lainnya



BAB I

PENDAHLUAN

    Latar belakang

Alhamdulillah segala puji bagi allah tuhah semesta alam yang telah memberikan kenikmatan iman dan kesempatan ehingga makalah” lembaga keuangan internasioal “ dapat terselesaikan. Sholawat serta salam kami curahkan kepada baginda nabi besar kita muhammad saw yang telah membimbing umat manusia dari zaman tak berada menuju zman beradab.

Pembahasan makalah ini bertema tentang “ lembaga keuangan internasioanl “ yang dengan adanya lembaga keuangan ini di harapkan mampu membantu keadaan perekonomian negara-negara yang kekurangan dana dalam segala aspek perkembangan ekonominya, baik dalam segi pembangunan maupun segi perbaikan moneter negara.

Dalam hal ini kami selaku pemakalah mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada dosen pengampu mata kuliah bank dan lembaga keuangan lainnya yang telah memberikan tugas dan sufort kepafa kami sehingga makalah ini dapat terselesaikan

Penulis menyadari makalah yang kami buat masih jauh dari kesempurnaan sehingga keritik dan sarannya sangat kami butuhkan untuk bisa kami perbaiki kekurangannya.

                                                                        Mataram          2012

                                                                                  

                                                                               Pemakalah

    Rumusan masalah

1.      Apa pengertian lembaga keuangan internasional............................ ?

2.      Apa fungsi dan tujuan lembaga keuangan internasional................. ?

3.      Bagaimanakah sistem permodalan lembaga keuangan internasioanl.?

DAFTAR ISI

BAB I  PENDAHULUAN....................................................................          2

A.    Latar belakang..........................................................................          2

Rumusan masalah.....................................................................          3

DAFTAR ISI.............................................................................          4

BAB II KERANGKA TEORI.............................................................          5

BAB III PEMBAHASAN.....................................................................          7

A.    Bank Dunia (World Bank).......................................................          7

B.     Bank Pembangunan Asia (Asian developmen Bank)............          9

C.    Bank Pembangunan Islam (Islamic developmen Bank)........          10

BAB IV PENUTUP .............................................................................          13

KESMPULAN......................................................................................          13

DAFTAR PUTAKA.............................................................................          14

                      

BAB II

KERANGKA TEORI

Lembaga Keuangan Internasional

Kasmir dalam bukunya,” Bank dan lembaga keuangan lainya” lembaga keuangan internaional di dirikan untuk menangani masalah-masalah keuangan yang bersifat internasional.

Bank dunia(World Bank)
Menurut Kasmir dalam bukunya “Bank dan lembaga keuangan lainya” Bank dunia di dirikan dengan tujuan untuk memecahkan masaalah-masalah internasional terutama yang berkaitan dengan masalah moneter dan keuangan lainnya.

Bank pembangunan Asia(Asian development Bank)

            Kasmir dalam bukunya” Bank dan lembaga keuangan lainya” menyebutkan, Bank pembangunan Asia di dirikan dalam rangka memberikan bantuan keuangan kepada Negara-negara di Asia

Bank pembangunan Islam(Islam development Bank
)                
Menurt kasmir dalam bukunya” bank dan lembaga keungan lainnya” menyebutkan fungsi Bank Islam internasional guna memayungi sistem keuangan Negara-negara Islam di seluruh Dunia.

. Dasar- Dasar Pemikiran Terbentuknya Bank Islam
Dasar pemikiran terbentuknya bank islam bersumber dari adanya larangan riba di dalam al Qur’an dan Al Hadis seperti yang tersebut dalam Al Qur’an surat ( Al Baqarah ayat 275), dan Al Quran surat (Al Baqarah 276), (Al Baqarah 278-279) dll.

BAB III

PEMBAHASAN

LEMBAGA KEUANGAN INTERNASIONAL

Lembaga keuangan internasional di dirikan untuk menangani masalah-masalah keuangan yang bersifat internaional, baik berupa bantuan pinjaman atau bantuan lainnya. Pemberian bantuan yang di lakukan oleh lembaga keuangan internasional dapat bersifat lunak artinya dengan suku bunga yang rendah dan jangka waktu pengambilannya relatif panjang. Kemudian bantuan internasional juga di lakukan dengan tujuan komersil, yang biasanya di lakukan oleh lembaga keuangan internasional sewasta.

Adapun macam-macam lembaga keuangan internasional dapat terbagi menjadi tiga bagian dan akan di jelaskan masing-masing bagian tersebut antaralain:

    BANK DUNIA (World Bank)
Bank dan lembaga keuangan lain
Bank dunia di dirikan dengan tujuan untuk memecahkan masaalah-masalah internasional terutama yang berkaitan dengan masalah moneter dan keuangan lainnya. Kegiatan utamanya pada waktu itu lebih di fokuskan untuk membantu peroses rekonstruksi bagi negara-negara yang menderita karena perang dunia II. Bantuan bank dunia selanjutnya di alihkan kepada pemberian bantuan pinjaman dalam rangka membantu negara-negra berkembang yang menjadi anggota bank dunia.pinjaman yang di biyayai oleh bank dunia hanya di tunjukkan untuk peroyek-peroyek yang peroduktif.

Bantuan yang diberikan oleh bank dunia dari tahun ke tahun semakin beragam. Hal ini sesuai pula dengan perkembangan negaa-negara di dunia. Dewasa ini jenis bntuan yang dapat di biyayai oleh bank dunia, mulai dari pembangunan jalan, pembangkit tenaga listrik, pembangunan pelabuhan, telekomunikasi, pengembangan dunia pendidikan, dan bidang-bidang lainnya yang sesuai dengan tujua bank dunia.

Sumber-sumber dana bank dunia di peroleh dari bank dunia sendiri, pemerintah-pemerintah asing dan modal suasta. Kemudian dana tersebut di kembalikan kepada negara-negara anggota yang membutuhkannya dengan resiko di bebankan kepada negara yang bersangkutan.

Asal mula Bank Dunia adalah dari Internasional Bank ForResconstruction and Development (IBRD). IBRD di dirikan dalam rangka memecahkan masalah Moneter dan masalah keuangan lainnya. Pendirian bank dunia tahun 1945 ini bersamaan dengan didirikannya International Monetery Fund (IMF). Tujuan berdirinya kedua lembaga ini sama yaitu dalam rangka penyediaan perangkat moneter dan keuangan untuk menuju ke arah kemakmuran dunia. Bank dunia mulai melakukan kegiatannya sejak tahun 1946.

Bank dunia saat ini memiliki dua keanggotaan yang meliputi keanggotaan:

1.      Internasional Finance Corporation (IFC)

Kegiatan lembaga ini dalam rangka memberikan bantuan kepada sektor-sektor sewasta di negara-negara berkembang.

2.      International Development Association (IDA)

Kegiatan IDA sama dengan IFC, hanya bantuan lebih di tujukan kepada negara-negara miskin dan dengan persyaratan pinjaman yang lebih mudah. IDA juga turut menseponsori kegiatan ICSID (International For the Settlement Invesment Development).

Kemudian persyaratan menjadi angota bank dunia,terlobih dahulu harus menjadi anggota IMF dan persyaratan lainnya.

    Bank pembangunan Asia (The Asian Development Bank/ADB)

Bank pembangunan asia di dirikan dalam rangka memberikan bantuan keuangan kepada negara-negara di asia. Bank pembangunan asia di dirikan tahun 1966 sebagai rasa solidaritas bangsa-bangsa di asia yang sangat memerlukan dana bagi pembangunan negaranya. Tujuan pendirian bank Asia lebih di dasarkan dalamrangka kerjasama ekonomi dan pembangunan akibat sulitnya memperoleh bantuan dari negara-negara maju.

Tugas bank pembangunan Asia adalah berupaya untuk meningkatkan meningkatkan pertunbuhan ekonomi negara-neara di benua asia dan meningkatkan kerjasama yang lebih erat di berbagai bidang dengan sesama anggotanya. Pemberianabantuan kepada anggotanya dapat berupa bantua kuangan atau bantuan teknik secara berkala atau sesua kebutuhan.

Sumber-sumber dana bank pembangunan Asia, sebagianbesar dari Negara Asia. Begitupula dengan pimpinannya baik peresiden maupun anggota direksinya adalah orang Asia. Selin itu seteruktur permodalan Bank pembangunan Asia juga di peroleh dari luar negara Asia. Saat ini anggota Bank pembangunan Asia tidakhanya negara-negara di kawasan Asia saja, tetapi sudah meliputi negara-negara non Asia.

Adapun kegiatan bank pembangunan Asia antara lain:

1.      Memberikan bantuan pinjaman untuk berbagai peroyek, baik matauang lokal maupun mata uang asing.

2.      Memberikan bantuan teknik seperti: penyediaan jasa konsultasi dan penyediaan jasa tenaga ahli

    Bank pembangunan Islam (Islamic Development Bank/IDB)


Ide awal pembentukan bank islam internasional guna memayungi sistem keuangan negara-negara islam di seluruh dunia adalah proposal yang di ajuka oleh mesir pada sidang menteri luar negeri negara-negara islam (OKI) di karachi, pakistan bulan desember tahun 1970. Proposal ini berisi tentang studi pendirian Bank Islam internasional yang di fokuskan untuk perdagangan dan pembangunan (international Islamic Bank for trade and development) dan pendirian pederasi Bank Islam (federation of Islamic Bank). Proposal ini kemudian di kaji oleh 18 Negara Islam. Isi dari proposal tersebut mengusulkan sistem keuangan yang selama ini di dasarkan kepada bunga yang harus di ganti dengan sistem kerjasama dengan sekema bagi hasil, baik bagi untung maupun bagi rugi.

Hal-hal yang terkandung dalam usulan proposal tersebut sebgai berikut:

1.      Mengatur transaksi komersial antar negara-negara islam

2.      Mengatur institusi pembangunan dan investasi

3.      Merumuskan masalah trasnfer, kliring serta Settlement antar Bank islam sebagai langkah awal menuju terbentuknya sistem ekonomi Islam yang terpadu

4.      Membantu mendirikan institusi sejenis Bank Sentral Syariah di Negara-negara Islam

5.      Mendukung upaya-upaya Bank Sentral di Negara Islam dalam hal pelaksanaan kebijakan-kebijakan yan sejalan dengan kerangka kerja islam

6.      Mengatur administrasi dan mendayagunakan dana zakat

7.      Mengatur kelebihan likuiditas Bank-bank Sentral Negara Islam

Dan di usulkan pula pembentukan badan-badan khusus yang di sebut badan investasi dan pembangunan negara- negara islam.

Fungsi badan ini adalah sebagai berikut:

1.      Mengatur investasi modal islam

2.      Menyeimbngkan antar investasi dan pembangunan di negara  ilam

3.      Memilih lahan/sektor yang cocok untuk investasi dan mengatur penelitiannya

4.      Memberi saran dan bantuan teknis bagi proyek-proyek yang di rancang untuk investasi regional dan Negara-negara Islam

 Kelanjutan proposal yang diajukn oleh Mesir ini di agendakan kembali pada sidang menteri luar negeri Negara-negara Islam (OKI) di Benghazil Libya bulan maret 1973. Kemudian pada bulan juli 1973 Negara-negara islam penghasil minyak yang di wakili oleh komite ahli bertemu di Jeddah dalam rangka membicarakan pendirian bank islam internasional. Pada pertemuan ke dua, bulan mei 1974 dibahas rancangan anggaran dasar dan rancangan anggaran rumah tangga.

Akirnya rancangan pendirian Bank Pembangunan Islam atau islamic development bank (IDB) di setujui pada sidang menteri keuangan OKI di jeddah tahun 1975.  Modal dasar pendirian IDB adalah 2 miliar dinar islam atau setara dengan 2 miliar special drawing  right (SDR). keanggotaan IDB seluruhnya adalah negara-negara yang tergabung dalam OKI. Saat ini IDB memiliki jumlah anggota 43 negara yang bertugas memberikan pinjaman bebas bunga untuk proyek infra struktur dan pembiyayaan kepada negara anggota berdasarkan partisipasi modal negara tersebut.

BAB IV

PENUTUP

KESIMPULAN

    Lembaga keuangan internasional adalah lembaga yang menagani masalah-masalah keuangan internasional,
    Macam-mcam lembaga keuangan internasional

1.      Bank dunia (world bank ) yaitu lembaga keuangan yang menagani masalah-masalah keuangan dunia. Sumber-sumber dana Bank Dunia di peroleh dari bank dunia sendiri, pemerintah-pemerintah asing dan modal suasta. Bank dunia memiliki dua keanggotaan yang pertama; International Development Association (IDA), dan yang ke dua; Internasional Finance Corporation (IFC)

2.      Bank pembangunan Asia(Asian developmen Bank) yaitu Bank pembangunan asia di dirikan dalam rangka memberikan bantuan keuangan kepada negara-negara di asia. Adapun tugas Bank asi adalah; Tugas bank pembangunan Asia adalah berupaya untuk meningkatkan meningkatkan pertunbuhan ekonomi negara-neara di benua asia dan meningkatkan kerjasama yang lebih erat di berbagai bidang dengan sesama anggotanya.

3.      Bank pembangunan islam (Islam development Bank) yaitu; lembaga keuangan yang berprinsip syari,ah.

DAFTAR PUSTAKA

Kasmir, Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya,edisi revisi cet 8, PT Raja Grapindo   Persada,Jakarta 14240.

Kasmia, Bank dan Lemaga Keuangan lainnya, edisi revisi cet 7, PT aja Grapindo Persada, Jakarta.

http://md-uin.blogspot.com/2009/06/pengertian-sejarah-dan-dasar-pemikiran.html



0 komentar:

Poskan Komentar